Project Free Book

Kumpulan Ebook Novel Yang Bisa Didownload Gratis

Subscribe

Contents

A UNIVERSALHISTORY OF INIQUITY (1935)

Preface to the First Edition
Preface to the 1954 Edition

The Cruel Redeemer Lazarus Morell
The Improbable Impostor Tom Castro
The Widow Ching—Pirate
Monk Eastman, Purveyor of Iniquities
The Disinterested Killer BillHarrigan
The Uncivil Teacher of Court EtiquetteKôtsukénoSukéHakim, the Masked Dyer of Merv
Man on Pink Corner
Etcetera

Index of Sources

FICTIONS (1944)

THE GARDEN OF FORKING PATHS (1941)

Foreword

Tlön,Uqbar, Orbis Tertius
Pierre Menard,Author of theQuixote
The Circular Ruins
The Lottery in Babylon
A Survey of the Works of Herbert Quain
The Library of Babel
The Garden of Forking Paths

ARTIFICES (1944)

Foreword
Funes,His Memory
The Shape of the Sword
The Theme of the Traitor and the Hero
Death and the Compass
The Secret Miracle
Three Versions of Judas
The End
The Cult of the Phoenix
The South

THE ALEPH (1949)

The Immortal
The Dead Man
The Theologians
Story of the Warrior and the Captive Maiden
A Biography of TadeoIsidoro Cruz(1829-1874)
Emma Zunz
The House ofAsterion
The Other Death
DeutschesRequiem
Averroës’Search
Ibn-Hakam al-Bokhari,Murdered in HisLabyrinth
The TwoKingsand the TwoLabyrinths
The Wait
The Man on the Threshold
The Aleph
Afterword

THE MAKER (1960)

Foreword: ForLeopoldo Lugones

The Maker
Dreamtigers
ADialog About a Dialog
Toenails
Covered Mirrors
Argumentum Ornithologicum
The Captive
The Mountebank
Delia Elena San Marco
ADialog Between Dead Men
The Plot
A Problem
The Yellow Rose
The Witness
Martín Fierro
Mutations
Parable of Cervantes and theQuixote
Paradiso,XXXI, 108
Parable of the Palace
Everything and Nothing
Ragnarök
Inferno,1, 3
Borges and I

MUSEUM

On Exactitude in Science
In Memoriam, J.F.K.

Afterword

IN PRAISE OF DARKNESS (1969)

Foreword

The Ethnographer
PedroSalvadores
Legend
A Prayer
His End and His Beginning

BRODIE’S REPORT (1970)

Foreword

The Interloper
Unworthy
The Story fromRosendo Juárez
The Encounter
Juan Muraña
The Elderly Lady
The Duel
The Other Duel
Guayaquil
The Gospel According to Mark
Brodie’s Report

THE BOOK OF SAND (1975)

The Other
Ulrikke
The Congress
There Are More Things
The Sect of the Thirty
The Night of the Gifts
The Mirror and the Mask
"Undr"
AWeary Man’s Utopia
The Bribe
Avelino Arredondo
The Disk
The Book of Sand

Afterword

SHAKESPEARE’S MEMORY (1983)

August 25, 1983
Blue Tigers
The Rose of Paracelsus
Shakespeare’s Memory

A Note on the Translation

Acknowledgments

Notes to the Fictions

First Paragraph : Sebastian Knight was born on the thirty-first of December 1899, in the former capital of my country. An old Russian lady who has for some obscure reason begged me not to divulge her name, happened to show me in Paris the diary she had kept in the past. So uneventful had those years been (apparently) that the collecting of daily details (which is always a poor method of self-preservation) barely surpassed a short description of the day's weather; and it is curious to note in this respect that the personal diaries of sovereigns — no matter what troubles beset their realms — are mainly concerned with the same subject. Luck being what it is when left alone, here I was offered something which I might never have hunted down had it been a chosen quarry. Therefore I am able to state that the morning of Sebastian's birth was a fine windless one, with twelve degrees (Réaumur) below zero... this is all, however, that the good lady found worth setting down. On second thought I cannot see any real necessity of complying with her anonymity. That she will ever read this book seems wildly improbable. Her name was and is Olga Olegovna Orlova — an egg-like alliteration which it would have been a pity to withhold.

Children of The Lamp - P.B. Kerr

on Sabtu, 30 Mei 2009

Tiga Permintaan... Dua Bocah... Satu Petualangan...


Akhenaten – Firaun dinasti ke-18 – dikabarkan memiliki 70 Jin yang turut dikuburkan bersamanya. Hingga kini letak makamnya masih menjadi misteri.
* * *
Di London, si kembar John dan Philippa tiba-tiba menyadari bahwa mereka memiliki kekuatan tak terduga: kemampuan untuk mengabulkan permintaan orang lain, berubah wujud dan menghilang.

* * *

Saat belajar mengendalikan kekuatan itu bersama Paman Nimrod, John dan Philippa mengetahui bahwa bangsa Jin jahat sedang mengincar makam Akhenaten.
Di Mesir, mereka berpacu dengan waktu untuk menemukan makam tersebut. Jika lebih dulu ditemukan oleh bangsa Jin jahat, bisa dipastikan kemalangan akan lebih banyak menimpa manusia....

“Cerdas dan penuh humor.” - Kirkus review

“Novel yang komplit. Berisi petualangan yang menarik dan penuh intrik.” - Majalah Hai


Jalaluddin Rumi diakui sebagai tokoh spiritual yang memengaruhi banyak orang dengan ajaran-ajarannya tentang cinta Ilahi dan perdamaian. UNESCO mencanangkan 2007 sebagai Tahun Internasional Rumi, bertepatan dengan peringatan 800 tahun kelahiran tokoh sufi dari Turki ini. Namun, tak banyak orang tahu, ada sosok lain di dekat Rumi yang mengalami perjalanan ruhani yang tak kalah menariknya.

Dialah Kimya, putri angkat Rumi. Terlahir sebagai anak petani di pedalaman Anatolia, sejak kecil dia merasakan sebuah kerinduan misterius kepada Yang Gaib. Kimya menyaksikan dari dekat proses perubahan ayah angkatnya. Dari seorang ulama terhormat di Konya, dia menjadi perindu Tuhan, bersyair dan menari merayakan cinta Ilahi. Semua itu karena perjumpaannya dengan seorang sufi pengembara, Syams dari Tabriz.

Hidup Kimya semakin berliku setelah dia menjadi istri Syams. Kimya harus menghadapi permusuhan murid-murid Rumi dan penduduk Konya yang menganggap Syams meracuni pikiran Rumi. Bagaimana Kimya menghadapinya? Apakah Syams juga mengubah diri Kimya, sebagaimana Rumi? Dan apakah Kimya menemukan apa yang selama ini dia rindukan? Melalui sudut pandang Kimya, kita juga akan melihat Rumi bukan hanya sebagai orang suci, tetapi juga sebagai seorang ayah dan suami, yang mengalami kegundahan yang amat manusiawi.


“Sangat unik karena untuk pertama kalinya Rumi ditampilkan dari sudut-pandang perempuan. Membacanya seolah mendengar bisikan Tuhan.”
—Muge N. Galin, Ph.D., Dosen Sastra Inggris di Ohio State University

“Novel ini membawa pembaca berlayar menuju samudra pengetahuan luas yang berpangkal pada pertanyaan sederhana: apakah cinta itu? Murie Maufroy sangat berhasil memersuasi pembaca. Kimya hidup dan mampu `menggerakkan’ keingintahuan pembaca.”
—Pikiran Rakyat, 24 November 2005

“Kimya sang Putri Rumi mematahkan argumen masyarakat yang memarginalkan perempuan sebagai tokoh sufi. Kisah Kimya memberikan optimisme bagi kaum Hawa untuk bersaing dengan kaum Adam secara sederajat.”
—Koran Tempo, 21 Agustus 2005

The Name of the Rose, novel yang terjual lebih dari lima puluh juta eksemplar di seluruh dunia ini bercerita tentang misteri pembunuhan di sebuah biara. Biara Benediktin yang biasanya tenang dan damai oleh doa para rahib dan novis itu dikejutkan oleh serangkaian kematian misterius. William, sebagai inkuisitor Fransiskan, bertugas menyelesaikan kasus ini sebelum utusan Paus tiba di biara itu.

Petunjuk yang William peroleh mengarah kepada penghuni biara. Tetapi siapa? Bagaimana mungkin para rahib yang hari-harinya diisi dengan berdoa dan melakukan kebaikan bisa melakukan tindakan sekeji itu? Apa pula tujuan pembunuh para rahib itu?

Novel Umberto Eco yang kental bernuansa misteri ini tidak hanya menyuguhkan cerita pembunuhan biasa. Dengan sangat cerdas, Eco menghadirkan kehidupan biara yang puritan lengkap dengan tradisi pemikiran gereja Abad Pertengahan.

“… mempertanyakan kebenaran dari perspektif teologis, filosofis, ilmiah, dan historis.”
—The Merriam-Webster Encyclopedia of Literature

“Sebuah dunia penuh metafor dan paradoks hasil kreasi seorang cendekiawan.”
—Library Journal

***

Umberto Eco adalah profesor semiotik di Universitas Bologna. Karyanya yang lain adalah Foucault’s Pendulum, The Island of the Day Before, dan tiga kumpulan esai populer Travels in Hyperreality, Misreadings, dan How to Travel with a Salmon and Other Essays.

Langganan: Entri (Atom)